Anjing Peking

Anjing Pekingese atau juga disebut sebagai Anjing Peking keberadaanya berkaitan dengan lamaist dari Buddism yang ada di negara Cina.

Dimana disana menganggap singa merupakan simbol kemuliaan atau keagungan dari agama Budha. Dan anjing ini Pekingese merupakan miniatur dari singa itu sendiri.

Anjing-anjing Foo lalu lahir mempunyai kemiripan dengan seekor singa. Dari situlah, anjing ini pun dikenal sebagai anjing singa.

Sejarah

Dengan menggunakan teknologi genetika, para ilmuwan membuktikan jika keberadaan dari anjing Peking merupakan sejenis anjing purba yang sudah amat kuno.

Kira – kira anjing ini sudah ada sejak pada 5000 tahun yang lalu. Dimana waktu itu juga bersamaan dengan kemunculan breed anjing paling kuno yang bernama Tibetan atau Great Dane di belahan Eropa.

Hingga pada sekitar 2000 tahun lalu, anjing ini dijadikan dewa sebagai anjing paling mulia, dimana anjing ini hanya diperbolehkan untuk dipelihara di dalam istana mewah pada generasi akhir.

Masyarakat biasa ketika melihat anjing ini wajib untuk membungkuk badannya. Serta apabila terdapat orang yang mencuri anjing jenis ini, maka orang tersebut akan segera dieksekusi.

Pada waktu itu, Anjing Peking ini merupakan simbol dari kemewahan serta garis keturunan bangsawan dari pemiliknya.

Selama lebih dari kurun waktu 2.000 tahun, anjing Peking keberadaanya sudah sangat langka.

Anjing ini hanya diketahui berada di kawasan Barat di tahun 1860, hal tersebut diketahui pada waktu tentara Inggris tengah menyerang istana yang ada di Beijing.

Tentara ini menjumpai adanya lima anjing Peking (yang hanya disebutkan di dalam legenda) serta kemudian membawa anjing ini kembali ke negara Inggris.

Kedua anjing tersebut juga ada yang disumbangkan pada Duke of Wellington, serta 2 lainnya juga disumbangkan pada Duke of Richmond serta Gordon.

Dan sisanya kemudian disumbangkan pada Ratu Victoria serta anjing tersebut diberi nama sebagai Looty.

Pada masa itu, anjing jenis ini memang sangat langka, maka dari itu banyak sekali orang yang mencoba untuk menyelundupkan anjing tersebut agar keluar dari negara China.

Kemudian baru di tahun 1890-an (pada saat China tengah diserang oleh negara Barat) jika anjing Peking yang baru kemudian dibawa ke belahan Eropa dalam jumlah yang besar sebab akan dijadikan sebagai hadiah yang sangat berharga untuk kaum bangsawan pada masa itu.

Jenis anjing satu ini sekarang sudah banyak dikembangkan serta telah diadopsi secara luas di semua lapisan masyarakat di belahan dunia.

Karakteristik

Berikut ini adalah karakteristik yang dimiliki oleh anjing peking yang membedakannya dengan anjing jenis lain, antara lain:

KarakteristikKeterangan
Penampilan Umum
  • Pekingese adalah jenis anjing yang kompak serta seimbang pada bagian depan besar serta pada sisi belakang nampak lebih ringan.
  • Anjing ini berasal dari negara Cina yang merupakan anjing dengan sifat mandiri, individual serta berekspresi.
  • Memiliki perawakan yang seperti singa mini. Anjing nampak sangat pemberani dibandingkan cantik maupun halus.
Ukuran, Substansi, Proporsi
  • Pekingese seharusnya besar pada saat terangkat.
  • Mempunyai tubuh berotot.
  • Tulang dari arah tubuh sisi depan harus sangat besar sesuai dengan ukuran tubuhnya sendiri.
  • Berat badan telah dibatasi hanya sebesar 14 pounds. Apabila berat lebih dari 14 pounds adalah diskualifikasi.
  • Proporsi: panjang tubuh, dari ara tulang dada depan harus segaris lurus dengan pantat, agak lebih besar daripada tinggi di sisi atas tubuh.
Tengkorak
  • Topskull massive, rata (tidak berbentuk kubah), serta lebar.
  • Topskull tinggi, rahang bawah melebar, tulang pipi lebar, dagu lebar adalah struktur bentuk wajah yang betul.
  • Pada saat melihat secara frontal tengkorak nampak lebih lebar dibandingkan dalam. Wajah Pekingese rata.
Hidung
  • Warna hitam
  • Melebar
  • Sangat pendek
  • Lubang hidung terbuka
Mata
  • Besar
  • Sangat gelap
  • Bundar
  • Terpasang lebar
  • Terlihat cantik
  • Tidak menonjol
Stop
  • Stop dalam
Moncong
  • Moncong sangat pendek serta  lebar.
  • Tulang pipi lebar serta tinggi.
  • Warna kulitnya hitam.
  • Cambang dengan ekspresi Oriental.
Mulut
  • Rahang bawah nampak agak sedikit lebih maju dibandingkan dengan rahang atas (under Shot).
  • Rahang bawah kuat dan lebar.
Leher
  • Leher sangat pendek.
  • Tebal.
Tubuh
  • Tubuhnya menyerupai bentuk pear serta kompak.
  • Dada lebar lengkap adanya tulang dada yang sedikit atau tidak menonjol.
  • Topline sejajar.
Ekor
  • Bagian dasar ekor nampak terpasang tinggi.
Tubuh Bagian Depan
  • Tubuh di sisi depan memiliki tulang yang pendek, tebal serta besar.
  • Siku menutup tubuh.
  • Kaki sisi depan besar, rata serta bisa digeser keluar sedikit.
  • Anjing harus bisa berdiri dengan baik dan benar.
Tubuh Bagian Belakang
  • Tubuh di sisi belakang memiliki tulang yang lebih ringan atau ramping daripada tubuh di sisi depan.
  • Pada saat dilihat dari arah belakang, kaki belakangnya nampak menutup serta paralel.
Bulu
  • Bulu penuh
  • Bulu pada sisi bagian luar panjang
  • Tekstur kasar
  • Lurus & berdiri
  • Sementara untuk bulu dibagian dalam tebal serta lebih halus
Warna
  • Seluruh warna bulunya seerta marking termasuk ke dalam particolors.
Gaya Berjalan
  • Memiliki gaya berjalan yang tidak tergesa-gesa serta mulia dengan sedikit adanya gulungan di atas bahu.
  • Gaya berjalan menggulung dikarenakan kaki sisi depan yang bowed serta tubuh pada bagian depan yang nampak lebih besar serta lebar dan juga tubuh pada bagian belakang yang lurus paralel.
  • Gerakan menggulung lembut serta tanpa tenaga.
TemperamenPekingese mempunyai temperamen yang merupakan perpaduan dari:

 

  • Kepercayaan diri
  • Kemandirian
  • Serta membuat anjing ini terlihat alami, hidup serta dapat menjadi sahabat yang penuh kasih sayang serta memiliki jiwa respek.
Masalah Kesehatan
  • Sensitivitas pada bius (anestesi)
  • Kesulitan bernapas di udara yang panas serta lembab
  • Masalah pada mata.
  • Mudah untuk terserang flu
  • Mudah menderita trichaiasis (bulu mata yang tumbuh di arah bola mata).
  • Pemberian makan yang terlalu banyak juga bisa menyebabkan anjing satu ini akan mudah untuk terkena obesitas atau kelebihan berat badan.
Harapan Usia
  • Usia rata-rata untuk pekines berkisar antara 10 sampai 12 tahun.

Cara Mengawinkan

Pada waktu kalian akan mengawinkan anjing, maka ada banyak hal yang harus kalian perhatikan agar dapatmenghasilkan keturunan yang berkualitas.

Berikut ini adalah beberapa poin yang harus kalian perhatikan sebelum mengawinkan si Anjing Peking, diantaranya ialah sebagai berikut:’

1. Pastikan jika anjing siap untuk dikawinkan

Takaran kesiapan si anjing siap untuk dikawinkan yang pertama adalah soal usia.

  • Untuk anjing betina, sebaiknya kalian menunggu hingga si anjing matang secara seksual yaitu pada usia 18 bulan.
  • Untuk anjing jantan, usia kesiapan atau kematangannya yaitu pada usia 1,5 tahun.

Selepas dikawinkan, terdapat juga waktu yang harus dilakukan untuk proses perhentian perkawinan. Dimana pada anjing betina baiknya pada usia 4-6 tahun.

2. Mencari riwayat kesehatan anjing

Yang kedua kalian harus mengetahui riwayat kesehatan dari si anjing yang akan kalian kawin silangkan. Berikut ini adalah hal – hal yang harus kalian perhatikan pada kesehatan si anjing, antara lain:

a. Pemeriksaan Displasia Pinggul

Yaitu pemeriksaan berdasarkan penurunan fungsi di sendi pinggul.

Pada umumnya, kelihan ini akan sangat rentan dialami pada anjing dengan postur tubuh yang besar.

Apabila anjing diketahui mengidap keluhan ini, maka sebaiknya anjing tersebut tidak akan dikawinkan. Kalian dapat mengecek si anjing ke dokter hewan serta meminta pemeriksaan sinar x.

b. Pemeriksaan Pendengaran Anjing

Pemeriksaan selanjutnya bertujuan guna mengetahui kegiataan elektrik pada telinga si peking.

Pada umumnya, dokter akan memakai tes BAER atau Brainstream Auditory Evoked Response. Pemeriksaan ini akan mengetahui si anjing mengidap tuli atau tidak. Sebab jangan mengawinkan anjing yang memiliki gen tuli,

c. Pemeriksaan Bruselosis

Pemeriksaan satu ini sangat penting untuk dilakukan. Sebab penyakit seperti ini berhubungan dengan kemandulan serta kematian pada si anak anjing selepas dilahirkan.

Dan parahnya, penyakit seperti ini dapat menular terhadap anjing lain.

  • Penularan dapat berlangsung melalui:
  • Hubungan senggama dengan anjing yang mengidap bruselosis.
  • Cairan yang dikeluarkan melalui tubuh anjing.

Apabila si Anjing Peking kalian positif terkena bruselosis, maka sebaiknya segera untuk disterilkan supaya dapat dikawinkan dikemudian hari. Namun dengan catatan, si anjing sudah tidak memiliki penyakit di dalam tubuhnya.

d. Pemeriksaan Jantung

Anjing yang mempunyai kelainan jantung, dianjurkan untuk tidak dikawinkan. Sebab, hal tersebut dapat membahayakan si anjing itu sendiri.

e. Garis keturunan

Selain kesehatan, kalian juga harus memperhatikan garis keturunan si anjing. Salah satu hal yang bisa kalian lakukan yaitu dengan cara melihat surat stamboom.

Dengan demikian, kalian dapat mengetahui garis keturunan si anjing yang nantinya akan kalian kawinkan dengan anjing peliharaan Anda.

Selepas seluruh poin di atas lolos serta si anjing terbukti layak untuk dikawinkan, maka kalian dapat memakai jasa penyewaan maupun kerabat.

Sebagai contoh kalian mempunyai Anjing Peking betina, maka kalian dapat menyewa Siberian jantan dari orang lain.

f. Proses mengawinkan Anjing Peking

Berikut ini adalah rangkaian ulasan mengenai cara atau proses dalam mengawinkan peking.

Yang perlu kalian ingat, apabila kalian belum pernah mengawinkan anjing sebelumnya, maka ada baiknya jika kalian menyewa pawang.

  • Membentuk si anjing agar naik ke punggung si anjing betina.
  • Alangkah baiknya apabila kalian mengikat mulut anjing betina supaya tidak menyerang maupun menggigit si anjing jantan.
  • Sebab si anjing betina mempunyai dua lubang rahim, maka kalian dapat mengarahkan testis anjing jantan supaya dapat masuk menuju lubang rahim.
  • Pada waktu anjing jantan sudah naik di tubuh anjing betina, maka kalian tahan posisi si anjing jantan sehingga posisi tidak akan banyak berubah.
  • Testis anjing jantan kemudian akan membesar serta mengunci lubang rahim si peking betina.
  • Apabila proses tersebut sudah berlangsung, baiknya kalian segera mengangkat kaki belakang si anjing betina supaya sperma tidak keluar-keluar lagi.

Proses persalinan pada anjing ini juga lumayan sulit dilakukan.

Cara Merawat

Anjing Peking satu ini membutuhkan perawatan yang intensif pada bagian bulunya. Sehingga kalian harus meluangkan waktu setiap hari untuk menyisir supaya bulu dan rambutnya tidak kusut.

Yang perlu kalian perhatikan yaitu dimana anjing jenis satu ini sebisa mungkin tidak kalian mandikan, sebab hal tersebut dapat membuat struktur bulunya menjadi rusak.

Kalian dapat memanfaatkan dry shampoo anjing untuk membersihkan bulu dan rambutnya secara berkala.

Namun, jika dirasa si anjing sudah sangat kotor dan bau, kalian dapat memandikannya dengan menggunakan shampoo khusus setiap dua minggu sekali.

Perhatikan juga kalian tidak boleh mengenai bagian matanya, sebab mata merupakan area yang sangat sensitif.

Selain itu, maka pada anjing ini juga bisa saja copot sebab posisinya yang sedikit keluar.

Sebaiknya pada saat kalian memelihara anjing ini juga jangan dicampur dengan anjing jenis lain.

Sebab jika diajak bermain atau hingga berkelahi mata dari Pekingese mudah sekali luka atau bahkan copot.

Adaptasi Cuaca

Anjing Peking ini dapat beradaptasi dengan baik pada saat cuaca dingin serta sejuk.

Sementara untuk musim panas seperti di Indonesia yang lumayan cukup panas, kalian perlu untuk mempunyai solusi menghindari panas dan atau mengurangi suhu panas tersebut.

Solusinya yaitu dengan cara mengajak si anjing bermain di area yang teduh, menaruhnya di kamar ber-AC, memandikan dengan air dingin atau bahkan memberikan si anjing es krim pada musim panas.

Ketika ingin berkegiatan di luas, sebaiknya kalian pergi pada waktu pagi atau sore hari.

Anjing Peking dapat beradaptasi dengan baik pada cuaca dingin sebab mereka memiliki bulu ganda yang tebal. Sehingga kalian tidak perlu memberikan mereka pakaian hangat untuk musim dingin. 

Namun kalian perlu menghindari si anjing untuk tetap berbaring di lantai yang dingin.

Makanan

Anjing Peking ini sangat gourmet, dimana mereka tak segan akan melahap seluruh makanan yang kalian berikan kepadanya.

Bahkan, anjing ini juga tidak akan mengetahui jika ia sudah kenyang memakan makanan tersebut.

Oleh sebab itu, kalian perlu memperhatikan takar, jadwal pada saat kalian memberi makan kepada anjing satu ini. Dan sangat penting untuk mengendalikan volume makanan yang wajar.

Kalian juga harus menghindari untuk menaruh makanan di dalam mangkuk sepanjang hari, sebab hal tersebut dapat mengundang virus dan bakteri di dalam makanan.

Tak hanya itu saja, anjing satu ini juga cukup malas namun banyak makan, sehingga anjing ini akan mudah sekali mengalami obesitas.

Pemberian makan yang terlalu banyak juga bisa menyebabkan anjing ini akan mudah sekali mengalami kelebihan berat badan.

Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya kalian sering membawanya untuk berjalan – jalan, berlari di area terbuka secara teratur supaya lebih sehat dan tidak kelebihan lemak.

Harga

Harga dari Anjing Peking original (asli) serta bersertifikat, berdasarkan pada harga pasaran yaitu:

  • Dewasa: 3,5 jutaan.
  • Anakan: 2 jutaan.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Harga anjing peking?

Harga dari Anjing Peking original (asli) serta bersertifikat, berdasarkan pada harga pasaran yaitu:
– Dewasa: 3,5 jutaan.
– Anakan: 2 jutaan.

Cara merawat anjing peking?

Untuk perawatan anjing peking sendiri cukup mudah, kalian cukup fokuskan perhatian pada bulu dan juga kondisi matanya. Untuk tipsnya kalian dapat melihatnya di dalam artikel ini.

Karakter anjing peking?

Pekingese memiliki karakter yang merupakan perpaduan dari:
– Kepercayaan diri
– Kemandirian
Yang membuatnya terlihat alami, hidup serta dapat menjadi sahabat yang penuh kasih sayang serta memiliki jiwa respek.

Leave a Comment