Umpan Ikan Belanak

Ikan belanak dapat dengan mudah ditemukan pada sungai – sungai dekat muara, oleh sebab itu banyak orang yang memancing ikan belanak dengan menggunakan berbagai racikan umpan.

Ikan belanak (ilimah: Moolgarda Seheli) adalah salah satu ikan laut tropis serta subtropis yang memiliki bentuk menyerupai ikan bandeng. Ikan ini juga dikenal dalam sebagai blue-spot mullet / blue tali mullet.

Namun untuk umpan ikan belanak sendiri bermacam – macam, hal tersebut tergantung dengan ukuran si ikan.

Cara mudah untuk membuat umpan ikan belanak yaitu cukup dengan memakai:

  • 250 gram tepung terigu
  • 1 sdm margarin
  • 3 sdm garam
  • 1 sdt marimas rasa mangga.

Kemudian kalian campurkan seluruh bahan lalu aduk hingga merata, dan kukus selama 60 menit.

Untuk racikan umpan ikan belanak lainnya, simak ulasan berikut ini:

1. Racikan Umpan I

resep umpan belanak jogja

Berikut adalah racikan umpan ikan belanak yang pertama.

Bahan:

  • 1/2 kg tepung terigu.
  • 2 butir telur ayam.
  • 4 sdm margarin.
  • 10 sdm garam.
  • Essen secukupnya.
  • Air secukupnya.

Cara pembuatan:

  • Langkah pertama kalian panggang margarin hingga meleleh.
  • Lalu larutkan garam serta essen dengan 1/4 air.
  • Kemudian masukan essem telur, larutan garam, serta tepung terigu perlahan sembari diaduk hingga adonan merata.
  • Lalu kukus adonan.
  • Apabila telah matang, tumbuk seluruh adonan yang sudah dikukus hingga halus.
  • Umpan siap dipakai.

2. Racikan Umpan II

umpan belanak sederhana

Berikut adalah racikan umpan ikan belanak yang kedua.

Bahan:

  • 1 sdm margarin.
  • 1 sdt marimas rasa mangga.
  • 3 sdm garam.
  • 250 gram tepung terigu.

Cara pembuatan:

  • Pertama kalian campur tepung terigu, marimas, minyak, margarin hingga merata.
  • Lalu masukkan ke wadah plastik serta kukus sekitar 60 menit.
  • Habis itu diangkat adonannya kemudian tumbuk ketika masih panas.
  • Kemudian diamkan adonan hingga dingin.
  • Apabila telah dingin, bulatkan adonan serta sesuaikan ukurannya dengan mata kail pancing yang akan kalian gunakan.

3. Racikan Umpan III

umpan belanak pakai kapas

Berikut adalah racikan umpan ikan belanak yang ketiga.

Bahan:

  • 1 sdm garam
  • 1 kg tepung terigu.
  • 1 sdm gula pasir
  • 1 sachet susu.
  • Minyak goreng 1/4
  • 2 gelas air putih
  • Mentega

Cara pembuatan:

  • Langkah pertama campurkan seluruh bahan ke dalam satu wadah.
  • Lalu aduk hingga adonan menjadi kenyal atau pulen.
  • Apabila dirasa sudah pulen, kemudian kukus adonan kurang lebih 30 – 60 menit.
  • Setelah adonan matang, tumbuk hingga halus serta tercampur merata.
  • Umpan ikan siap digunakan.

4. Roti Tawar

umpan ikan belanak babon

Roti tawar dapat kalian jadikan alternatif ketika kalian kehabisan umpan atau tidak sempat untuk membuat umpan.

Kalian cukup dengan menyediakan roti tawar kemudian potong kecil – kecil kaitkan ke mata kail, maka umpan telah siap untuk digunakan.

Umpan roti tawar ini sangat mudah dan sederhana tetapi cukup ampuh untuk memancing perhatian si ikan belanak.

5. Umpan Alami

lumut hijau

Selain memakai umpan racikan seperti di atas, ikan belanak juga dapat dipancing dengan memakai umpan alami seperti lumut.

Selain mudah digunakan, umpan alami seperti ini juga ampuh untuk memancing ikan belanak.

Kalian dapat menggunakan lumut yang berwarna hijau serta memiliki tekstur yang halus.

Kemudian kalian campurkan sedikit garam supaya lebih awet dan halus.

Tetapi kalian usahakan agar memakai lumut yang tidak terlalu halus, sebab lumut tersebut nantinya malah akan lebih mudah pudar ketika berada di dalam air.

6. Tips Mancing Ikan Belanak

Tips Mancing

Supaya hasilnya juga lebih maksimal, maka kalian juga harus mengetahui teknik cara memancing yang baik dan benar, berikut kami berikan tips efektifnya di bawah ini:

a. Siapkan Piranti atau Peralatan Pancing

1. Joran

Dalam teknik satu ini akan memakai 2 buah joran (satu joran utama dan joran untuk pengumpul ikan).

  • Joran Utama: Joran yang akan dipasang kail & pelengkap lain. Joran utama harus kaku (tidak lentur).
  • Joran Kedua: Joran yang akan dipasang umpan pengumpul ikan.

Jika kalian mancing di tepian, maka sebaiknya memakai joran ukuran 4 – 5 meter.

Ketika kalian memancing dari atas perahu, atas pemecah ombak sebaiknya memakai joran lebih pendek 1 – 1.5 meter.

2. Mata Kail

Mata kail ini hanya digunakan dalam joran utama, sementara joran kedua akan dipasang pemberat serta umpan pengumpul ikan belanak.

Ukuran mata kail joran utama antara no. 9 / 10, untuk jenisnya memakai mata kail double hook.

3. Umpan

Kalian dapat memilih salah satu racikan umpan di atas dengan bahan dasar tepung.

b. Selepas kalian menentukan spot, ukur kedalaman air menggunakan kail atau joran pengumpul ikan yang sudah dipasang pemberat atau timbel.

Lalu tandai kedalaman air serta kail pancing utama.

Kedalaman umpan pengumpul serta mata kail pada joran utama harus sejajar.

c. Pasang umpan pengumpul ikan belanak dengan bentuk menyerupai bola, kemudian masukan kedalam sampai mentok ke dasar.

Selepas itu angkat kira – kira 10 cm keatas.

d. Pasang umpan ke mata kail utama, tetapi memasangnya di gagang kail bagian atas, sehingga ketika ikan belanak memakan / mendorong umpan posisi mata kail yang runcing tepat ada di bawah ikan.

Posisi kedalaman mata kail utama dan umpan pengumpul ikan harus sama (sejajar).

e. Teknik ini sangat efektif, sebab ikan belanak lebih sering mendorong umpan dibandingkan menggigitnya.

f. Ketika umpan di mata kail utama mulai dimakan (berarti posisi ikan terdapat diatas kail yang runcing), langsung hentakan joran serta pastikan ikan akan tertusuk pada kail yang tajam.

Itulah mengapa disarankan menggunakan joran kaku, supaya ketika menghentakan, joran tidak akan memantul ke bawah.

Leave a Comment