Harga Burung Elang

Burung elang merupakan salah satu jenis burung berukuran besar yang ada di dunia, meski dikenal sangat liar, burung ini juga ada beberapa jenis yang dijual dipasaran dengan harga yang dapat dikatakan mahal.

Selain jenisnya, harga burung elang yang ada dipasaran juga dipengaruhi oleh beberapa faktor lain seperti kesehatan, penampilan, dan kelangkaan si burung elang itu sendiri.

Agar kalian tidak salah membeli burung elang, ketahui beberapa hal seperti di bawah ini.

Klasifikasi dan Morfologi Elang

harga burung elang brontok

Elang merupakan burung pemangsa berdarah panas yang mempunyai kuku serta paruh yang sangat kuat.

Di dalam bahasa Inggris, elang disebut sebagai “eagle”.

Burung ini ada di seluruh penjuru dunia, termasuk di Indonesia.

Memiliki ukuran yang besar, jenis burung ini adalah anggota famili Accipitridae khususnya genus Aquila dari ordo Accipitriformes.

Kemampuan elang yang sangat menakjubkan adalah mereka mampu terbang sampai pada ketinggian ribuan meter. Sebagai hewan pemangsa, elang dikenal jarang gagal untuk menangkap hewan buruannya.

Klasifikasi Burung Elang

Berikut ini adalah klasifikasi burung elang secara ilmiah:

KingdomAnimalia
FilumChordata
KelasAves
OrdoAccipitriformes
FamiliAccipitridae

Habitat dan Persebaran Burung Elang

harga burung elang alap-alap

Burung elang ini sangat menyukai berbagai tempat yang tinggi seperti di daerah pegunungan. Burung ini juga bisa dijumpai pada hutan dataran rendah, rawa – rawa, perkebunan dan savanna.

Mereka sangat suka sekali bersarang di atas pohon – pohon yang tinggi, tebing maupun di daerah puncak pegunungan.

Keberadaan burung elang ada di seluruh penjuru dunia. Dengan memiliki penglihatan yang sangat tajam, burung ini bisa dijumpai di benua Afrika, Asia, Eropa, Australia dan Amerika.

Di negara Indonesia sendiri, ada beberapa macam jenis elang, diantaranya seperti elang tiram (Pandion haliaetus), elang bondol (Haliastur indus), elang brontok, elang jawa, elang hitam dan yang lainnya.

Karakter & Ciri – Ciri Burung Elang

harga elang black kite

Berikut adalah beberapa karakter dan ciri – ciri dari burung elang, antara lain:

  • Mempunyai sepasang sayap, kuku serta paruh yang kuat.
  • Tubuhnya diselimuti dengan adanya bulu pelepah.
  • Dapat membawa mangsanya terbang, walaupun bobot tubuh mangsanya jauh lebih berat.
  • Memiliki penglihatan yang sangat tajam. Matanya mempunyai sudut pandang 300 derajat serta dapat memperbesar penampakan benda 6 – 8 kali dari penampakan semula.
  • Masuk ke dalam keluarga burung karnivora.
  • Dapat terbang sampai pada ketinggian ribuan meter, di ketinggian 4300 meter, elang bisa melihat 30.00 hektar kawasan di sekitarnya.
  • Di ketinggian 1500 meter, elang bisa melihat gerakan maupun perbedaan warna benda guna menentukan posisi mangsanya.
  • Kuku elang bentuknya melengkung, sehingga bisa mencengkeram dengan kuat yang membuat mangsanya sulit melepaskan diri.
  • Memiliki kecepatan terbang yang luar biasa, yakni dapat terbang dengan kecepatan 300 km per jam.
  • Berkembang biak dengan cara bertelur dengan cangkang yang sangat keras daripada jenis telur lainnya.
  • Bertelur satu tahun sekali, dengan masa eram 40 – 50 hari. Untuk jumlah telur yang diproduksi hanya 2 – 3 butir per tahun.
  • Memiliki jika penyayang serta peduli tinggi pada anak – anaknya. Mereka akan menjaga anaknya hingga si anak dapat terbang sendiri.
  • Memiliki sistem pernafasan yang sangat baik.
  • Memiliki jantung seperti yang ada pada manusia.
  • Bentuk paruhnya tidak bergigi namun melengkung sangat kuat.
  • Mempunyai usia harapan hidup hingga 70 tahun

Jenis dan Harga Burung Elang

Burung elang sendiri terdiri dari beberapa jenis dengan karakteristik yang berbeda antara satu jenis dengan jenis lainnya.

Berikut adalah daftar harga burung elang berdasarkan jenisnya, antara lain:

1. Elang Tikus

jual burung elang jogja

Elang tikus pada umumnya dapat ditemukan pada daerah dataran rendah serta perbukitan.

Mereka sangat menyukai terbang dengan gaya seperti layangan.

Burung ini memiliki ciri khas pada corak bulu yang indah dan ukuran badan yang sedang yakni 30 – 45 cm.

Pada umumnya, mereka dapat ditemui sedang bertengger di pohon yang telah mati serta di tiang telepon.

Beberapa mangsa untuk elang ini adalah tikus, ular dan burung yang masih kecil.

Harga Burung Elang Tikus: Rp200.000 – Rp500.000.

2. Elang Brontok

jual elang bondol bekasi

Elang brontok memiliki penampakan yang menyerupai jenis elang jawa dengan ukuran 60 cm atau sedang.

Mereka memiliki habitat yang sangat beraneka ragam sehingga mudah sekali untuk ditemukan.

Di bagian ekor burung elang jenis ini mempunyai jambul tetapi ekornya sedikit pendek.

Burung ini suka sekali memangsa tikus, ular, kadal, serangga kecil lainnya.

Harga Burung Elang Brontok: Rp850.000 – Rp2.000.000.

3. Elang Ular Bido

jual burung elang legal

Elang ular bido mempunyai corak unik pada bulunya serta memiliki ukuran tubuh sekitar 50 – 60 cm atau sedang.

Burung ini sangat berisik pada saat terbang serta pasti mengeluarkan suaranya ketika berburu.

Mereka dapat dengan mudah ditemukan pada daerah yang tinggi.

Habitatnya ada di dalam hutan sekunder, hutan primer, perkebunan, savana serta perkampungan yang ditinggali penduduk.

Selain ular, mereka juga memangsa tikus, kadal dan beberapa hewan kecil lainnya.

Harga Burung Elang Bido: Rp400.000 – Rp700.000.

4. Elang Hitam

jual anak elang murah 2020

Sesuai dengan namanya, jenis elang ini memiliki bulu yang berwarna hitam dengan ukuran 70 cm atau termasuk sedang.

Meski ukurannya sedang, namun dapat bertambah berkali kali lipat ketika mereka sedang terbang.

Pada umumnya, elang ini dapat ditemukan di hutan, perkebunan serta desa yang berada di pinggir hutan.

Biasanya, burung elang ini akan mengeluarkan suara yang khas seperti pada elang ular bido. Mereka akan mengeluarkan suaranya pada saat pagi sampai siang hari.

Harga Burung Elang Hitam: Rp500.000 – Rp750.000.

5. Elang Jawa

makanan burung elang

Elang jawa ini memiliki sejarah yang sangat tinggi sebab mereka dijadikan sebagai lambang negara Indonesia pada masa orde baru.

Mereka mempunyai badan dengan ukuran sedang yakni 60 cm serta mereka juga sangat langka.

Elang jenis ini nampak sagat gagah dan berani tetapi pada saat di usut, ternyata burung ini mudah untuk dikalahkan oleh elang lain.

Burung garuda yang dikira mempunyai spesies tersendiri tetapi ternyata burung tersebut merupakan burung elang jenis jawa.

Pada umumnya, mereka akan terbang di atas tajuk manapun serta akan berburu dan memantau targetnya dari jauh untuk diterkam.

Harga Burung Elang Jawa: Rp500.000 – Rp750.000.

6. Elang Tiram

burung elang terbesar di dunia

Elang tiram mempunyai corak dari paduan antar hitam dengan putih yang bagus serta memiliki ukuran sedang yakni 60 cm.

Pada umumnya, mereka tersebar di pesisir pantai untuk mencari mangsanya dengan mudah.

Mangsanya ada di daerah air atau di laut sehingga pada saat terbang juga akan sangat cepat untuk memangsa.

Burung elang ini juga sangat suka mengeluarkan suaranya di tiang dermaga serta di atas kapal yang sedang berlabuh.

Harga Burung Elang Tiram: Rp300.000 –  Rp500.000.

7. Elang Laut Perut Putih

gambar burung elang

Elang laut perut putih mempunyai ukuran badan yang besar yakni 70 – 85 cm, dengan ukuran tersebut, mereka sering disebut sebagai raja lautan.

Mereka hidup di dataran tinggi dan juga hutan yang datarannya rendah dan tersebar di pesisir pantai.

Biasanya untuk menerkam mangsanya, mereka akan terbang merendah di perairan lalu mendapatkan mangsanya sambil mengeluarkan suara yang nyaring.

Mangsanya berupa ikan serta burung.

Harga Burung Elang Laut Paruh Putih: Rp1.000.000 – Rp1.500.000.

Selain beberapa jenis elang di atas, ada juga beberapa jenis elang terbesar di dunia seperti di bawah ini.

8. Elang Haast

burung elang jawa

Keterangan:

  • Mempunyai nama latin Harpagornis moorei yang merupakan elang endemik asal Selandia Baru.
  • Keberadaanya sudah dinyatakan punah.
  • Tercatat sebagai elang terbesar yang pernah hidup di dunia.
  • Beratnya dapat mencapai 17,8 kg serta lebar sayap sepanjang 3 meter.
  • Dikutip dari laman New Zealand Birds Online, elang haast sudah punah sekitar 500 – 600 tahun yang lalu.
  • Dahulu elang ini hidup di pulau – pulau selatan Selandia Baru serta menjadi predator yang sangat ganas di ekosistemnya.

9. Elang-Laut Steller

burung elang ganas

Keterangan:

  • Hidup di pesisir timur laut Asia dan menjadi elang laut terbesar dari seluruh jenis elang laut yang masih hidup.
  • Mempunyai nama latin Haliaeetus pelagicus.
  • Mempunyai panjang tubuh sekitar 85 – 105 cm.
  • Mempunyai berat tubuh 6,8 – 9 kg.
  • Mempunyai lebat sayap mencapai 1,95 – 2,5 meter (pemilik sayap terbesar dari seluruh jenis elang yang masih hidup).
  • Memiliki mangsa utama berupa ikan dan burung laut.
  • International Union For Conservation Of Nature (IUCN) mengklasifikasikan elang ini sebagai spesies rentan.
  • Dilindungi oleh hukum, terutama di negara Jepang.

10. Elang Ekor Putih

burung elang raksasa

Keterangan:

  • Memiliki nama latin (Haliaeetus albicilla).
  • Tersebar luas di kawasan Eurasia serta menjadi elang terbesar di benua Eropa.
  • Merupakan satu anggota dari genus Haliaeetus / elang laut.
  • Mempunyai bobot tubuh sekitar 4,3 – 5,5 kg.
  • Mempunyai lebar sayap hingga 193 – 244 cm.
  • Memiliki panjang tubuh 74 – 92 cm.
  • Elang ekor putih dijadikan sebagai burung nasional serta simbol negara Jerman.
  • Memiliki mangsa utama berupa ikan, burung serta mamalia kecil.

11. Elang Harpy

klasifikasi burung elang

Keterangan:

  • Merupakan jenis burung pemangsa asal Amerika Tengah serta Amerika Selatan.
  • Memiliki cakar berukuran sekitar 3 – 4 inci (sama seperti ukuran cakar beruang Grizzly).
  • Kakinya dapat setebal pergelangan tangan manusia.
  • Lebar sayap elang harpy dapat mencapai 2 meter.
  • Memiliki berat tubuh antara 4 – 9 kg.
  • Elang harpy merupakan hewan nasional serta lambang negara Panama.
  • Memiliki mangsa utama berupa monyet, sloth dan tupai.
  • Memiliki habitat hidup di hutan Amazon, yang memiliki peran pemuncak rantai makanan bersama dengan jaguar & anaconda.

12. Elang Martial

Elang Martial

Keterangan:

  • Memiliki nama latin Polemaetus bellicosus.
  • Elang martial merupakan burung pemangsa asli dari Sub-Sahara Afrika.
  • Mempunyai penglihatan sangat tajam bahkan berpotensi untuk menerkam mangsa sampai jarak lima kilometer.
  • Mempunyai berat badan sekitar 6,6 kg.
  • Memiliki lebar sayap sampai 193 cm.
  • Memiliki panjang tubuh 78 – 89 cm.
  • Memiliki mangasa utama berupa antelop kecil, kambing domestik, hyrax serta domba.
  • Populasinya dalam status terancam, dengan faktor utama dikarenakan perburuan liar, diracun, habitat rusak, dan rendahnya tingkat reporduksi.

13. Elang Ekor Baji Australia

Elang Ekor Baji Australia

Keterangan:

  • Menjadi jenis burung elang terbesar di Australia.
  • Memiliki habitat asli di Australia & Papua Nugini.
  • Dikenal juga dengan nama Bunjil / Eaglehawk.
  • Mempunyai lebar sayap hingga 2,3 meter.
  • Mempunyai berat badan 3,2 – 5,3 kg dimana bobot tubuh betina pada umumnya lebih berat.
  • Mempunyai ekor berbentuk baji / segitiga dan menjadi satu – satunya elang dengan bentuk ekor baji.
  • Jenis elang yang menjadi lambang negara bagian Australia, yakni area Utara & South Wales.
  • Menjadi maskot tim sepak bola Australia, The West Coast Eagles.

14. Elang Emas

Elang Emas

Keterangan:

  • Memiliki nama latin Aquila chrysaetos.
  • Bisa ditemukan di seluruh dunia bagian utara.
  • Memiliki kawasan penyebaran di Amerika Utara, Eropa & Asia.
  • Menjadi spesies elang yang paling banyak ditemukan.
  • Dinilai sebagai elang paling kuat di Amerika Utara.
  • Mempunyai lebar sayap sekitar 185 – 220 cm.
  • Mempunyai berat badan 3,1 – 6,2 kg.
  • Memiliki mangsa utama berupa mamalia kecil dan mamalia.
  • Memiliki habitat di ketinggian seperti pegunungan & tebing.

15. Elang Philipina

Elang Philipina

Keterangan:

  • Elang Philipina merupakan spesies elang paling langka.
  • Menjadi hewan endemik asal hutan Philipina.
  • Pada bulan Juli 1995 elang ini resmi menjadi hewan nasional Philipina.
  • Mereka bisa ditemukan di empat pulau seperti Mindanao, Luzon, Samar dan Leyte.
  • Dikenal sebagai elang pemakan monyet.
  • Berada di dalam status spesies terancam punah, sebab eksploitasi habitat / deforestasi.
  • Dilindungi oleh hukum, apabila terdapat orang yang membunuh elang itu akan dijatuhi hukuman 12 tahun penjara dan denda berat.
  • Mempunyai lebar sayap 184 – 220.
  • Mempunyai berat badan 4,5 – 8 kg.
  • Memiliki ciri khas pada bentuk surai panjang seperti mahkota.

Cara Merawat Burung Elang

Cara merawat burung elang dewasa dan anakan sangatlah berbeda, berikut beberapa tips untuk merawat kedua jenis tersebut.

1. Cara Merawat Anakan Burung Elang

Cara Merawat Anakan Elang

Sebaiknya, anakan burung elang diberikan minuman air tanah bersih tanpa adanya tambahan vitamin apapun supaya menghindari ketergantungan pada suplemen tambahan.

Untuk makanannya sendiri, kalian dapat memberikan daging anak ayam yang masih fresh (segar).

Untuk kandang atau penempatan, sebaiknya berada di luar kandang tetapi dibuatkan tangkringan untuk bertengger.

Jangan lupa untuk memasang tali pada bagian kaki supaya burung elang tidak lepas.

2. Cara Merawat Burung Elang Dewasa

Cara Merawat Elang Dewasa

a. Menempatkan di Luar Kandang

Tidak seperti burung jenis lain, elang sebaiknya ditempatkan di luar kandang, kalian juga sebaiknya membuatkan tangkringan untuk mereka bertengger.

Supaya tidak lepas, kalian juga berikan semacam gantungan untuk mengikat pada bagian kakinya.

Menempatkan elang di luar kandang dikarenakan mereka memiliki jiwa bebas serta untuk mencegah kerusakan bulu dan juga untuk memudahkan proses pelatihan / penjinakan.

b. Makanan Burung Elang Dewasa

Burung elang adalah binatang karnivora / pemakan daging.

Maka dari itu kalian dapat memberikan beberapa jenis daging seperti daging ayam, daging kelinci, kambing, bebek, sapi atau jenis daging lainnya.

Untuk porsinya sendiri, kalian dapat memberinya makan sebanyak dua hari sekali.

Apabila daging dirasa terlalu menguras kantong, kalian juga dapat mencampurnya dengan makanan alternatif lain seperti daging burung pipit, kelinci, burung puyuh, burung gereja atau ikan lele.

Cara Mengawinkan Burung Elang

Cara Mengawinkan Elang

Berikut adalah beberapa tahapan untuk mengawinkan burung elang, diantaranya:

1. Menyiapkan Indukan Elang

Pastikan indukan elang merupakan sepasang indukan elang jantan & betina yang tidak mempunyai penyakit serta berada pada usia produktif.

2. Menyiapkan Kandang untuk Proses Kawin

Siapkan dua jenis kandang dengan ukuran 2 m x 3 m dan ukuran 5 m x 7 m. Pastikan kandang terbuat dari besi supaya kuat

Sebaiknya sediakan tempat pembuangan serta sanitasi di sekitar kandang guna memudahkan proses membersihkan kandang.

Jangan lupa untuk memberikan tempat minum serta memasang angkringan dari paralon.

Sediakan juga sarang – sarangan pada tiap pojok kandang untuk tempat bertelur indukan elang.

3. Karantina Indukan Elang

Selepas kandang tersedia, selanjutnya melakukan karantina indukan elang setidaknya selama 7 – 14 hari.

Karantina ini dilakukan dengan cara membiarkan burung lepas, tetapi tetap dijaga dengan mengikatkan tali pada kakinya.

Biarkan elang lepas serta kembali hinggap di tangan kalian, untuk mengundang elang kembali, kalian dapat memancingnya dengan makanannya.

Dan kalian juga jangan lupa memakai sarung tangan khusus supaya tangan tidak terluka.

Lakukan kegiatan ini selama 30 menit setiap harinya.

Karantina dilakukan dengan tujuan supaya elang tidak stress serta bisa beradaptasi dengan kandangnya.

Setelah karantina dilakukan, sepasang indukan elang jantan dan betina sudah siap disatukan di dalam kandang.

Cara Memandikan Burung Elang

eagle

Cara memandikan burung elang dibagi menjadi dua macam, antara lain:

a. Memakai Semprotan

Berikut tahapannya:

  • Menyiapkan spray yang biasa dipakai untuk memandikan burung.
  • Isi menggunakan air mineral / air matang hingga penuh.
  • Lalu siapkan elang dan mulai membersihkan kotoran fisik yang menempel di bulu serta kaki elang.
  • Semprotkan air ke seluruh tubuh elang sampai merata.
  • Kemudian lap tubuh elang menggunakan handuk kering.
  • Habis itu angin – anginkan burung elang dalam ruangan bersirkulasi udara baik sampai bulu kering sembari diberi makanan.
  • Memandikan burung elang sebaiknya tidak terlalu sering.
  • Pilihlah waktu serta suhu air yang tidak terlalu dingin.

b. Memakai Wadah

Memandikan elang dengan menggunakan wadah air cenderung lebih mudah daripada menggunakan semprotan, berikut tahapannya:

  • Kalian cukup mengisi air dalam wadah setinggi kaki burung elang.
  • Kemudian letakkan burung elang di dalam wadah itu.
  • Kalian tinggalkan burung elang itu selama kurang lebih 10 – 15 menit sampai burung elang merasa nyaman ketika mandi sendiri.
  • Selepas itu, angkat burung elang dan biarkan di dalam ruangan bersirkulasi udara baik.
  • Diamkan sampai bulu – bulunya kering.

Cara Menjinakan Burung Elang Liar

Cara Menjinakan Elang Liar

Untuk menjinakkan burung elang liar, kalian dapat melatihnya setiap hari dengan kurun waktu 30 menit.

Di hari pelatihan pertama, kalian dapat memulainya dengan melatih burung supaya bisa berdiri dengan tenang di tangan kalian. Jangan lupa memakai sarung tangan khusus supaya tangan tidak terluka.

Pakai tali yang menghubungkan burung dengan sarung tangan yang sudah kalian gunakan.

Hal tersebut bertujuan supaya pada saat latihan terbang, burung elang tidak akan terlepas dari pantauan kalian.

Selain memakai cara tersebut, kalian juga bisa menggunakan cara lainnya yaitu dengan cara mengusap / membelai kepala burung elang.

Hal tersebut memiliki tujuan supaya burung predator ini bisa menuruti seluruh perintah kalian.

Kemudian kalian juga dapat memberikan nama untuk si burung elang serta kalian dapat memulai berinteraksi sembari terus mengusap – usap kepalanya.

Leave a Comment