Cara Merawat Kucing Persia

Share
Comment 2 reply
Cara Merawat Kucing Persia

Sama halnya dengan semua jenis ras kucing pada umumnya, pada kucing Persia rentan sekali terhadap sejumlah kesehatan yang berasal dari genetik ataupun yang lainnya. Untuk itulah kita perlu tahu cara merawat kucing persia yang baik.

Banyak masalah kesehatan tersebut yang berkaitan langsung dengan struktur wajah dari kucing Persia, meskipun kucing ini juga mungkin mengalami masalah kesehatan genetik yang tidak berhubungan dengan fisik mereka.

Sangat penting untuk selalu memperhatikan kesehatan dari kucing persia tersebut, supaya masalah kesehatan dapat diketahui dan dirawat lebih awal.

Sedangkan untuk pecinta kucing yang notabene memiliki banyak kucing dalam satu waktu.

Mereka harus mengambil beberapa langkah untuk mengurangi penyebaran masalah kesehatan yang terjadi di antara kucing satu dengan kucing lainnya.

Karena, tidak ada yang dapat menyatakan secara pasti jika kucing yang mereka pelihara benar-benar bebas dari penyakit atau potensi penyakit.

Cara Merawat Kucing Persia yang Benar

Cara Merawat

Seperti yang kita ketahui,  kucing persia ini identik dengan bulunya yang lucu dan indah, sehingga kucing ini membutuhkan perawatan khusus untuk membuat bulu kucing tersebut tetap indah dan sehat.

Perlu untuk kalian catat, yang dimaksud dengan “perawatan khusus” bukan berarti perawatan yang mahal terhadap si kucing persia ini.

Untuk lebih jelasnya, simak cara merawat kucing persia di bawah ini:

1. Membersikan lingkungan bermain si kucing

membersihkan lingkungan kucing

Anggaplah disini kalian sudah memiliki ruangan khusus untuk si kucing, nah langkah berikutnya adalah kalian harus menjaga kebersihan ruangan tersebut.

Baik itu disapu, dipel, atau yang lainnya. Dan apabila si kucing ditaruh di dalam kandang, maka kalian juga harus rutin membersihkan kandang tersebut dan mencucinya.

2. Menyiapkan tempat makanan dan minum untuk si kucing

tempat makanan dan minum untuk si kucing

Kami sarankan jika kalian hendak membeli tempat makan kucing yang tidak terlalu cekung, sebab dalam beberapa kasus terdapat kucing yang memiliki lidah yang pendek.

Sehingga, si kucing tersebut akan mengalami kesulitan dalam menjangkau makanannya.

3. Mulai memberikan makanan untuk si kucing

Mulai memberikan makanan untuk si kucing

Jika kalian para catlovers ini ingin melihat kucing kesayangannya supaya sehat terus, maka tak ada salahnya jika kalian memberi makanan yang cocok untuk si kucing.

Dan tentunya makanan yang diberikan harus mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan ya.

Supaya kucing kalian selalu berada dalam kondisi yang prima. Atau bahkan bisa membuat bulu kucing kalian tumbuh indah dan mengkilap.

4. Menyiapkan tempat pup untuk si kucing

tempat pup untuk si kucing

Jika kalian sudah menyiapkan kotak pasir sekaligus pasirnya maka itu akan lebih mudah. Kalian cukup mengusahakan agar selalu membuang kotoran si kucing beberapa hari sekali.

Dan cuci pasir tersebut seminggu sekali atau mengganti pasir kucing tersebut.

5. Memandikan si kucing

Memandikan si kucing

Untuk memandikan si kucing, terdapat shampo khusus untuk merawat bulu kucing.

Merk seperti D&C Shampo, Virbac Sebazole Shampo Kucing, Shampo Miconazole, dan Armani Flea Tick & Aroma Theraphy merupakan 4 merk shampo yang bagus untuk bulu si kucing.

Jika kalian memiliki uang lebih, maka kami sarankan untuk membawa si kucing ke petshop terdekat untuk di grooming.

Mandikan kucing kalian minimal satu kali seminggu jika si meong kotor banget dan dua minggu sekali juga cukup.

Memandikan kucing ini juga menjadi salah satu cara untuk menghilangkan kutu pada bulu kucing.

6. Memberikan vaksin

Memberikan vaksin

Untuk vaksin sendiri sebenarnya penting tidak penting, tapi untuk persia sendiri kami sarankan untuk kalian vaksin sesuai dengan jadwal.

Vaksin ini dapat kalian lakukan di tempat praktek dokter hewan.

7. Merawat bulu kucing

Merawat bulu kucing

Selain memandikan si meong, menyisir bulu kucing juga menjadi salah satu cara untuk merawat bulunya.

Sebab kucing sendiri mempunyai kemampuan yang minim untuk merawat bulu mereka sendiri.

Kalian dapat menggunakan sisir logam khusus kucing, dan menyisirnya sebanyak dua kali sehari agar bulu si meong tidak kusut serta tetap bersih dan berkilau.

Kami sarankan agar kalian menggunakan sisir logam yang rapat, sebab sisir tersebut akan menjaga kelembutan si buku kucing.

Sebelum kalian menyisirnya, seka dulu kucing kalian dengan menggunakan tisu bayi.

Perlu kalian ketahui, jika tisu bayi tersebut ideal digunakan dalam merawat kucing persia.

Sebab dapat membuat bulu kucing berbau harum, dan yang pasti tidak akan menyebabkan alergi sebab formula tisu bayi yang lembut.

8. Ajak main si kucing

playing with cat

Sama halnya dengan manusia, kucing ini juga bisa merasa bosan. Dan karena persia merupakan kucing rumahan, maka ajaklah si kucing untuk bermain bersama.

Agar si kucing tetap aktif dan tidak merasa jenuh.

9. Beri sedikit ruang kosong di sekitar jendela rumah

cat on window

Cara merawat kucing persia selanjutnya yaitu dengan cara memberi sedikit ruang kosong disekitar jendela rumah.

Mengapa?

Agar si sikucing bisa berjemur. Perlu kalian catlovers ketahui nih, jika berjemur dapat membantu menjaga kesehatan si kucing loh.

Dan pastikan kucing kalian jangan sampai kabur ya!

10. Perhatikan kesehatan si kucing

cek kesehatan kucing

Memperhatikan kesehatan si kucing memang wajib untuk kalian lakukan. Salah satu caranya untuk meningkatkan daya tahan tubuh kucing yaitu dengan diberikan vaksin yang sebelumnya telah kami singgung.

Masalah Kesehatan Umum

Masalah Kesehatan Umum

Masalah kesehatan umum yang harus diperhatikan pada kucing persia diantaranya ialah sebagai berikut:

  • Penyakit ginjal polikistik, penyakit genetik yang mempengaruhi satu atau kedua ginjal yang umumnya akan mulai menunjukkan tanda-tanda pada saat kucing berusia sekitar 7 hingga 10 tahun
  • Kesulitan bernafas serta gangguan pernapasan yang disebabkan oleh hidung pesek
  • Kondisi mata, termasuk atrofi retina progresif, tonjolan kelopak mata (mata ceri), serta lipatan kelopak mata ke dalam (entropion)
  • Penyiraman mata yang berlebihan
  • Batu kandung kemih serta infeksi kandung kemih
  • Kardiomiopati hipertrofik, penebalan dinding otot jantung
  • Pembusukan hati
  • Sensitivitas panas

Sebab, pada dasarnya kucing merupakan hewan yang sangat peka kepada penyakit. Sehingga, hal tersebut perlu untuk dilakukan agar si kucing kesayangan cat lovers sehat terus.

Artikel Lainnya
Mungkin kamu juga suka artikel ini.