Cara Merawat Burung Kenari

Share
Comment 0 reply
Cara Merawat Burung Kenari

Burung Kenari (Serinus Canaria) pertama kali ditemukan oleh sang pelaut dari perancis, yaitu Jean de Berthan Cout, di kepulauan Canary pada abad ke-15. Biasanya, burung kenari terbagi dalam 3 tipe, yaitu postur tubuh, warna bulu, dan suaranya.

Cara merawat burung kenari terbilang cukup mudah. Untuk pemberian pakan biasanya orang yang memelihara kenari memberikan campuran buah, sayur-sayuran, biji-bijian, serta pakan tambahan atau ekstra fooding (EF),seperti telur rebus, dll.

Agar burung kenari rajin untuk berbunyi, diperlukan pemberian pakan dan pola perawatan sebagai berikut:

1. Kasih Pakan Secukupnya

Cara Merawat Burung Kenari agar Gacor

Kamu harus memberikan pakan secukupnya, karena jika pemberian pakan berlebihan dapat berdampak kurang baik untuk penampilan dan kesehatan burung kenari.

Selain itu, pemberian pakan yang berlebihan juga akan membuat kenari malas berbunyi dan membuat tubuhnya menjadi gendut.

2. Rutin Memberikan Ekstra Fooding

Cara Merawat Burung Kenari untuk Pemula

Selain pakan utama yang berupa biji-bijian, kenari juga membutuhkan makanan tambahan atau ekstra fooding secara rutin, seperti buah-buahan dan sayur-sayuran.

Baca juga: Makanan Burung Kenari

Pakan tambahan dapat disajikan dengan bervariasi, misalnya dengan sayur dan buah dipotong kecil-kecil lalu dicampurkan menjadi satu, kemudian dimasukkan dalam cepuk tersendiri.

3. Berikan Egg Food atau Soft Food

Cara Merawat Burung Kenari Sehari-hari

Egg Food atau Soft Food biasanya diberikan kepada kenari untuk menambah stamina.

Egg food dapat berupa potongan telur yang sudah direbus kemudian digantung di dalam sangkar atau dapat berupa telur rebus yang diracik bersama bahan lainnya.

4. Berikan Daun-Daunan Hijau

Berikan Daun-daunan hijau

Pemberian daun-daunan hijau dapat dijadikan sebagai pakan tambahan yang berasal dari tanaman liar.

Daun-daunan dari tanaman krokot dan mengkudu dipercaya mampu membuat suara kenari menjadi lebih jernih dan lebih lepas ketika berkicau.

5. Mandi, Jemur dan Jaga Kebersihan Burung

Memandikan Burung

Cara memandikan kenari sangat simple, hanya dengan disemprot atau dengan bak mandi kecil yang diletakkan didalam sangkar.

Jemur kenari di bawah sinar matahari tanpa harus dikasih pakan, kecuali pakan tambahan berupa daun-daunan.

Waktu yang tepat untuk menjemur burung kenari adalah pada pagi hari sebelum pukul 10.30. Setelah sinar matahari terasa cukup terik, pindahkan kenari ditempat yang teduh, lalu berikan biji-bijian.

Selanjutnya jaga kebersihan sangkar, karena sangkar yang bersih dapat membuat burung kenari terhindar dari bakteri dan terhindar dari gangguan parasit dan tungau.

Kenari yang terinfeksi tungau pasti tidak akan mampu berkicau dengan baik, bahkan malah untuk berbunyi.

6. Beri Suplemen Tambahan

Beri Suplemen Tambahan

Untuk melengkapi kebutuhan nutrisi burung kenari, kamu bisa memberikan suplemen tambahan seperti TestoBirdBooster (TBB) yang dapat membantu burung agar rajin berbunyi.

7. Melakukan Pemasteran

Pemasteran Burung

Pemasteran dapat berguna untuk membuat suara kicauan burung kenari menjadi lebih bervariasi. Pemasteran sebaiknya dilakukan ketika kenari masih berumur sangat muda.

Karena pada saat itu, kenari cenderung memiliki banyak waktu untuk mempelajari bunyi-bunyian.

8. Membuat Burung Nyaman

Buat Burung Nyaman

Berikut adalah beberapa kondisi yang dapat membuat kenari tidak nyaman, sehingga malas untuk berbunyi.

  • Lokasi atau tempat untuk menggantung sangkar sering terkena polusi udara. Misalnya polusi yang muncul dari asap pembakaran sampah atau knalpot kendaraan bermotor.
  • Burung sering terganggu binatang lain seperti kucing, tikus atau hewan predator lain.
  • Burung terlalu sering digantung di tempat yang sering terkena angin kencang atau berada dekat dari
  • Sumber angin seperti kipas angin, blower, atau kompresor AC.
  • Pakan dan air minum kurang diperhatikan, Misalnya kenari selalu kekurangan pakan atau air minum lantaran pemilik malas mengganti atau menambah pakan atau air minum.
  • Sangkar terlalu kotor, sehingga menjadi sarang bakteri atau parasit yang kemudian menginfeksi burung dan menyebabkannya jarang berbunyi

9. Memelihara Lebih dari Satu Burung

Memelihara Lebih dari Satu Burung

Untuk memancing agar kenari lebih rajin berbunyi, peliharalah lebih dari satu burung dirumah agar kenari terpancing untuk saling bersahut-sahutan.

10. Membeli Burung yang Sudah Berbunyi

Membeli Burung yang Sudah Berbunyi

Banyak yang tertarik membeli kenari bakalan karena harganya yang terbilang murah. Namun, merawat kenari bakalan sampai rajin bunyi membutuhkan waktu lumayan lama.

Sebaiknya belilah kenari yang sudah berbunyi atau siap bunyi dengan umur sekitar 5-6 bulan.

Begitulah cara merawat burung kenari, selamat mencoba!

Artikel Lainnya
Mungkin kamu juga suka artikel ini.