Cara Merawat Anak Kucing

Share
Comment 2 reply
Cara Merawat Anak Kucing

Cara merawat anak kucing berbeda dengan kucing dewasa.

Induk kucing biasanya dapat melahirkan 2 sampai 5 kucing sekaligus.

Anak kucing pada umumnya akan menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk bermain dan berinteraksi dengan teman yang ada.

Itu berlaku untuk semua anak kucing, baik untuk kucing persia, kucing anggora, kucing kampung, dan kucing – kucing lainnya.

Kelahiran Anak Kucing

kelahiran anak kucing

Anak kucing lahir dari induknya yang hamil. Biasanya kehamilan induk kucing berlangsung antara 64 sampai 67 hari, dengan rata – rata kehamilan adalah 66 hari.

Biasanya induk kucing dapat mengandung 2 sampai 5 ekor kucing sekaligus dalam 1x hamil, di dalam kantung amnion yang digigit dan dimakan oleh induknya setelah lahir.

Anak kucing ini membutuhkan perawatan dari induknya selama beberapa minggu pertama kehidupannya agar mereka dapat bertahan hidup.

Beberapa hal yang tidak bisa dilakukan oleh anak kucing pada usia minggu pertama:

  1. Belum bisa buang air kecil dan buang air besar tanpa dirangsang oleh induknya.
  2. Belum bisa mengatur suhu tubuh mereka selama tiga minggu pertama.
    Dan jika kucing lahir pada suhu kurang dari 27 °C (81 °F), maka mereka dapat mati karena hipotermia jika tidak terus – menerus dihangatkan oleh induknya.
  3. Belum bisa menghasilkan urin pekat sehingga butuh asupan cairan yang sangat tinggi seperti ASI. Melalui ASI ini antibodi ditransfer ke anak kucing yang dapat membantu melindungi mereka terhadap penyakit menular.
  4. Belum bisa melihat dengan jelas sampai umur mereka sekitar sepuluh minggu setelah kelahiran atau pandangan mereka masih buram.
    Namun, mereka sudah bisa membuka matanya ketika mereka berumur tujuh sampai sepuluh hari.

Perkembangan Anak Kucing

perkembangan anak kucing

Perkembangan anak kucing usia dua minggu hingga minggu ketujuh:

  1. Koordinasi dan kekuatan mereka yang mulai meningkat.
  2. Mereka mulai dapat bermain dan bertengkar dengan saudara – saudara selahir mereka.
  3. Mereka mulai menjelajahi dunia di luar “sarang”.
  4. Mereka mulai belajar menjilati bulu mereka sendiri dan saudara lain.
  5. Mereka mulai bermain berburu dan mengintai. Hal ini menunjukkan kemampuan bawaan mereka sebagai predator. Keterampilan bawaan ini dikembangkan oleh induk atau kucing dewasa lainnya dengan membawa mangsa hidup ke sarang. Kemudian, kucing dewasa juga menunjukkan teknik berburu agar anak – anak kucing tersebut menirunya.

1. Proses pemisahan dari induk

Proses pemisahan dari induk

Saat kucing mencapai umur tiga sampai empat minggu, mereka secara bertahap mulai dipisahkan dari induknya dan mulai memakan makanan padat.

Proses pemisahan ini biasanya akan selesai pada umur enam sampai delapan minggu.

Pada umumnya kucing akan mulai kehilangan gigi bayi mereka sekitar umur 3 bulan. Dan mulai memiliki gigi dewasa yang lengkap ketika berumur 9 bulan.

Beberapa induk kucing akan memisahkan anak mereka sedini mungkin pada umur 3 bulan, sementara beberapa induk kucing lainnya akan memisahkan anaknya ketika mereka mendekati kematangan seksual.

Namun, kucing yang berumur enam sampai delapan minggu akan lebih sulit untuk berhubungan seks karena adanya pertumbuhan bulu di daerah genital.

2. Aktif bermain

Aktif bermain

Kucing mulai aktif dalam bermain ketika mereka berumur tiga sampai empat bulan, serta akan lebih aktif lagi ketika berumur sekitar lima bulan.

Karena mereka sering mencari tempat – tempat yang gelap untuk bersembunyi maka mereka rentan terhadap kecelakaan.

Dan bahkan jika mereka tidak diawasi maka kadang – kadang akan terjadi hal yang fatal pada mereka.

Biasanya, para peternak kucing tidak akan menjual kucing yang lebih muda dari umur dua belas minggu dan dalam banyak yurisdiksi.

Jadi jika ada peternak kucing yang memberikan kucing berumur kurang dari delapan minggu adalah ilegal.

Karena kucing yang berumur dibawah dua belas minggu masih membutuhkan induk kucing. Hal ini penting untuk perkembangan sosial dan perilaku para anak kucing.

3. Kematangan seksual

kucing birahi

Rata – rata kucing mencapai kematangan seksualnya ketika berumur sekitar tujuh bulan.

Akan tetapi banyak yang menganggap bahwa kucing yang benar – benar sudah dewasa dan mencapai kematangan seksual adalah ketika mereka berumur sekitar satu tahun.

Dan biasanya produk kucing yang berlabel kucing adalah untuk kucing yang sudah berumur satu tahun.

Biasanya jenis kelamin dari kucing dapat dengan mudah ditentukan ketika mereka baru lahir.

Uretra pembukaan kucing jantan adalah bulat, sedangkan uretra pembukaan kucing betina adalah garisan.

Ada juga perbedaan lain, yaitu perbedaan yang ditandai dengan jarak antara anus dan uretra pembukaan, kucing jantan lebih besar dibandingkan dengan kucing betina.

Baca juga : Kucing Siam

Kesehatan Anak Kucing

kesehatan anak kucing

Di negara – negara maju biasanya anak kucing selalu divaksinasi terhadap berbagai penyakit umum.

Vaksinasi ini dapat melindungi mereka dari penyakit Feline Rhinotracheitis Virus (FVR), Feline Calicivirus (C), dan Feline Panleukopenia (P).

Vaksinasi FVRCP ini biasanya diberikan pada kucing ketika mereka berumur delapan, dua belas, dan enam belas minggu.

Para kucing juga akan diberikan vaksinasi anti rabies pada umur enam belas minggu.

Ketika kucing berumur sekitar tujuh bulan mereka biasanya akan dimandulkan atau dikebiri.

Akan tetapi kucing semuda tujuh minggu juga sudah dapat dikebiri, terutama di tempat penampungan hewan.

Pengebirian lebih cepat tidak menimbulkan risiko kesehatan dalam jangka panjang untuk kucing dan bahkan mungkin bermanfaat bagi kucing jantan.

Dan ketika kucing berumur sekitar empat minggu, mereka biasanya sering terkena penyakit cacingan (cacing gelang).

Cara Merawat Anak Kucing

cara merawat anak kucing

Ada beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk merawat anak kucing baik yang ada induknya maupun tidak.

Berikut adalah cara merawat anak kucing yang ada induknya, yaitu :

  1. Menjaga kesehatan induk kucing. Karena kesehatan anak kucing tergantung dari induknya.
  2. Menjaga lingkungan agar tetap bersih.
  3. Berikan asupan makanan dan minuman yang bagus baik untuk induknya maupun anaknya.
    Contoh: susu formula yang khusus untuk kucing (jangan susu sapi, karena anak kucing dapat mencret jika minum susu sapi), dan air mineral.
  4. Memberikan tempat tinggal yang baik, nyaman, bersih, hangat, cukup luas, tidak lembab, dan lain sebagainya.
  5. Berikan vaksin dan obat agar si kucing tetap sehat.
  6. Mandikan kucing secara berkala.
  7. Menyiapkan tempat buang air untuk kucing.
  8. Berikan kasih sayang yang lebih untuk si anak kucing yang lucu.

Berikut adalah cara merawat anak kucing tanpa induknya, yaitu :

  1. Pilihlah tempat tidur yang nyaman dan dilengkapi dengan pintu, penghangat, atau yang lainnya.
  2. Siapkan tempat makan dan minum yang mereka sukai.
  3. Siapkan tempat untuk buang air termasuk alas dan sekop.
  4. Bersihkan wadah tersebut secara berkala.
  5. Sebaiknya menaruh wadah ini di sudut yang berlawanan dengan pintu, karena biasanya anak kucing akan memilih tempat yang tenang dan terpojok untuk dapat pergi ke toilet.
  6. Siapkan tempat untuk mencakar. Supaya menjaga cakarnya selalu siap untuk berburu dengan baik dan menciptakan aroma dan tanda untuk menandai wilayah kekuasaannya.
  7. Sediakan tempat yang tinggi untuk membuat para kucing cepat beradaptasi.
  8. Sediakan tempat bersembunyi, karena kucing ini akan bersembunyi jika mereka merasa terganggu atau dalam bahaya.

Harga Anak Kucing

harga anak kucing

Harga anak kucing sangat bermacam – macam. Berikut adalah beberapa harga anak kucing yang dapat kami rangkum di dalam artikel ini :

1. Harga Anak Kucing Persia Ras Asli

UmurVaksinHarga
2 – 3 BulanBelum di VaksinRp5.000.000 – Rp6.000.000
2 – 3 BulanSudah di VaksinRp7.000.000 – Rp8.000.000
6 BulanBelum di VaksinRp10.000.000 – Rp11.000.000
6 BulanSudah di VaksinRp13.000.000 – Rp16.000.000

2. Harga Anak Kucing Persia Hasil Perkawinan dengan Kucing Anggora

UmurVaksinHarga
2 – 3 BulanBelum di VaksinRp650.000 – Rp750.000
2 – 3 BulanSudah di VaksinRp950.000 – Rp1.100.000
6 BulanBelum di VaksinRp1.600.000 – Rp1.700.000
6 BulanSudah di VaksinRp2.100.000 – Rp2.200.000

3. Harga Anak Kucing Persia Hasil Perkawinan dengan Kucing Lokal

UmurVaksinHarga
2 – 3 BulanBelum di VaksinRp250.000 – Rp300.000
2 – 3 BulanSudah di VaksinRp350.000 – Rp400.000
6 BulanBelum di VaksinRp500.000 – Rp600.000
6 BulanSudah di VaksinRp600.000 – Rp700.000

Anda juga dapat menjual anak kucing anda di berbagai toko kucing.

Kebanyakan toko kucing akan menerima anak kucing yang anda jual, baik dengan harga jual yang murah ataupun mahal tergantung dengan kesepakatan.

Artikel Lainnya
Mungkin kamu juga suka artikel ini.